Benarkah Pintu Neraka Berjumlah 7?




Pertanyaan:
Benarkah pintu neraka ada 7, dan nama pintu yg paling dalam adalah jahanam?

Jawaban:
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Neraka memiliki banyak pintu. dalilnya, hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ

“Ketika datang ramadhan, pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup.” (HR. Muslim 2547, Nasai 2109, dan yang lainnya)

Mengenai jumlah pintu neraka, telah Allah sebutkan dalam al-Quran,

وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمَوْعِدُهُمْ أَجْمَعِينَ . لَهَا سَبْعَةُ أَبْوَابٍ لِكُلِّ بَابٍ مِنْهُمْ جُزْءٌ مَقْسُوم

“Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut setan) semuanya. Jahannam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka.” (QS. al-Hijr: 43 – 44)

Mengenai pintu neraka yang jumlahnya 7, juga disebutkan dalam hadis dari Ibnu Umar,

لِجَهَنَّمَ سَبْعَةُ أَبْوَابٍ، بَابٌ مِنْهَا لِمَنْ سَلَّ سَيْفَهُ عَلَى أُمَّتِي

“Jahannam memiliki 7 pintu. Satu pintu diantaranya diperuntukkan bagi orang yang menghunus pedang untuk umatku (umat islam).” (Ahmad 5689, Turmudzi 3414, dan sanadnya didhaifkan Syuaib al-Anauth).

Hadis ini dhaif, meskipun redaksi pertama sesuai dengan makna ayat. Ada sebagian buku tafsir yang memberikan rincian mengenai nama-nama pintu neraka yang tujuh itu… sayangnya, tidak ada bukti dalil yang mereka sebutkan.

Pintu pertama namanya janannam, kedua Ladza, ketiga Saqar, keempat Huthamah, kelima Jahim, keenam Sa’ir, dan ketujuh pintu Hawiyah.

Istilah-istilah ini memang ada dalam al-Quran. Namun sama sekali tidak ada hubungannya dengan nama pintu neraka. Ibnu Athiyah mengatakan,

واخْتَصَرْتُ ما ذَكَر المفسرون في المسافات التي بين الأبواب وفي هواء النار وفي كيفية الحال ، إذ هي أقوال أكثرها لا يستَنِد

Saya tidak menyebutkan keterangan mengenai jarak antar pintu, mengenai panasnya neraka, dan kondisi detailnya neraka, seperti yang umumnya disebutkan para ahli tafsir. Karena keterangan semacam ini umumnya tidak ada sanadnya (tidak berdalil). (al-Muharrar al-Wajiz, 4/131).

Sebagai mukmin, kita hanya wajib mengimani hal ghaib yang ada dalilnya. Karena masalah ghaib, manusia tidak bisa meraba dengan logikanya. Cukup kita imani bahwa neraka memiliki 7 pintu. Mengenai rinciannya, kita serahkan kepada Allah. Hanya Dia yang Maha Tahu.

Allahu a’lam

Sumber: konsultasisyariah.com





Loading...
loading...
loading...