Beberapa Penyebab Jantung Bocor Pada Bayi Baru Lahir




Jantung bocor merupakan kelainan bawaan atau kongenital yakni masalah pada struktur jantung yang sudah ada sejak lahir sehingga akan mengubah aliran normal darah melalui jantung.

Secara garis besar jantung memiliki dua sisi yakni kanan dan kiri, dipisahkan oleh dinding atau sekat bagian dalam yang disebut septum. Septum mencegah pencampuran darah antara kedua sisi jantung tersebut.

Tetapi , pada beberapa bayi dilahirkan dengan lubang di septum bagian atas atau bawah dan kondisi inilah yang disebut dengan jantung bocor. Terdapat berbagai faktor yang dapat menyebabkan terjadinya jantung bocor pada bayi baru lahir tersebut. Berikut penyebabnya,

Infeksi Virus
Perlu diketahui bahwa jantung bocor yang dapat dialami oleh bayi yang baru lahir dapat disebabkan oleh infeksi virus. Seseorang perempuan yang terjangkit virus rubella (German Measles) selama tiga bulan pertama kehamilannya akan meningkatkan resiko melahirkan bayi dengan kelainan jantung bocor.

Menurut pernyataan Centers for Disease Control dan Prevention (CDC) atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, mengatakan bahwa seorang perempuan sangat disarankan untuk menunda kehamilan setidaknya satu bulan setelah ia mendapatkan vaksin MMR.

Jika perempuan tersebut belum pernah mendapatkan vaksin MMR, sebaiknya disarankan untuk memeriksakan diri ke layanan kesehatan terakreditasi dan terdaftar.

Faktor Genetik
Faktor genetik terjadi ketika bayi masih dalam kandungan. Faktor genetik atau kelainan kromosom ini terjadi ketika janin dalam proses pembuahan dan perkembangan di dalam kandungan menjadi faktor utama penyebab jantung bocor pada bayi.

Proses pertumbuhan dan perkembangan bayi merupakan hal yang menjadi penentu sehat atau tidaknya seorang bayi tersebut ketika dilahirkan. Selain itu, pada beberapa anak yang memiliki kelainan genetik seperti down syndrom dimungkinkan memiliki kelainan jantung bawaan.

Ganguan Pada Kondisi Kesehatan Sang Ibu
Kelainan jantung bocor pada bayi baru lahir juga dapat disebabkan oleh kondisi kesehatan sang ibu yang ketika hamil bayi tersebut mengalami beberapa gangguan kesehatan seperti sakit campak, diabetes, phenylketonuria (PKU), dan darah tinggi atau hipertensi.

Merokok
Seorang ibu hamil yang merokok selama masa mengandung juga menyebabkan sang bayi yang dilahirkan mengalami kelainan jantung bocor.

Berdasarkan keterangan U.S. National Library of Medicine and the National Intitute of HealthHealth Day News melaporkan bahwa penelitian kepada wanita hamil yang merokok pada trisemester pertama lebih besar kemungkinan memiliki bayi dengan kelainan jantung.

Selain itu, resiko memiliki bayi dengan kelainan jantung juga meningkat 60% pada wanita yang merokok sebulan sebelum kehamilan dan wanita yang terpapar asap rokok dari orang lain.

Radiasi dan Paparan Zat Kimia
Paparan radiasi juga dapat menyebabkan terjadinya gangguan jantung bocor pada bayi yang baru lahir. Paparan radiasi tersebut salah satunya berasal dari ponsel.

Hal ini karena radiasi yang dihasilkan oleh ponsel dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin bayi yang terutama dapat terjadi pada organ penting seperti jantung dan lainnya.

Bukan hanya radiasi yang dihasilkan oleh ponsel atau telpon genggam, tetapi radiasi yang juga dihasilkan rontgen juga memiliki resiko tinggi terjadinya jantung bocor terhadap bayi di dalam kandungan.

Pada kehamilan dibawah umur empat bulan yang terkena paparan radiasi rontgen sekecil apapun memiliki resiko tinggi menyebabkan berbagai kelainan bawaan seperti jantung bocor pada bayi.

Hal ini disebabkan karena pada masa kehamilan dibawah umur empat bulan merupakan fase pembentukan saraf pusat dan organ janin. Sehingga diperlukan kehati-hatian karena masih dalam fase kehamilan yang sangat rentan.

Efek yang Ditimbulkan Dari Obat-obatan
Perlu diperhatikan, bahwa penyebab jantung bocor yang terjadi pada bayi baru lahir juga dapat disebabkan oleh efek yang ditimbulkan oleh obat-obatan. Terdapat sebagian obat-obatan yang dapat meningkatkan resiko kebocoran jantung pada bayi.

Obat-obatan tersebut yakni obat-obatan yang mengandung bahan seperti lithium (umum terdapat pada pengobatan untuk penderita kelainan bipolar), accutane (pengobatan jerawat), dan sebagian pengobatan anti epilepsi.

Keturunan
Faktor berikut ini merupkan faktor yang juga memiliki peran kuat penyebab terjadinya jantung bocor pada bayi baru lahir.

Hal ini sangat erat kaitannya, sebagai contoh saat seseorang memiliki orangtua yang memiliki riwayat kelainan jantung bocor, akan sangat mungkin kelainan ini juga terjadi pada keturunannya dibandingkan dengan oran tua yang tidak memiliki riwayat kelainan jantung bocor atau dalam kondisi tubuh yang sehat.

Oleh: Fikriah NurJannah

Sumber: ummi-online.com




Loading...
loading...
loading...