5 Fakta Ibu Rumah Tangga yang Sering Disalahpahami Oleh Suami

by

Menjadi ibu rumah tangga berarti Bunda harus siap bekerja 24 jam tanpa digaji, tanpa cuti dan waktu istirahat yang sedikit sekali. Sayangnya, masih banyak yang menganggap bahwa menjadi ibu rumah tangga adalah pekerjaan mudah, yang bisa dilakukan siapa pun.

Faktanya, menjadi seorang ibu rumah tangga adalah hal yang berat. Mengurus rumah sendirian, memastikan seluruh isi rumah tetap rapi sampai suami pulang ke rumah, apalagi jika sudah memiliki anak.

Tetapi, apakah para ibu rumah tangga suka mengeluh? Tidak, mereka melakukannya dengan sepenuh hati.

Mereka hanya berharap agar para suami mengerti bahwa menjadi ibu rumah tangga yang diam di rumah, bukan berarti mereka menganggur dan bersantai sepanjang hari.

Melansir dari laman Bright Side, berikut ini adalah fakta ibu rumah tangga yang sering disalahpahami suami.

1. Rutinitas Sehari-hari
Bagi suami yang selalu pergi bekerja di pagi hari, dan pulang di sore hari, mereka menemukan rumah rapi dan anak-anak terlihat bersih serta wangi.

Mungkin dia akan berpikir bahwa pekerjaan istrinya di rumah sangatlah mudah. Karena anak-anak sangat manis dan bisa duduk diam dengan tenang, pastilah ibu mereka tidak ada kesulitan dalam mengerjakan pekerjaan rumah.

Tetapi fakta ibu rumah tangga yang harus diketahui para suami ialah pekerjaan mereka tidak semudah itu.

Memberi makan, menyusui, menenangkan bayi yang rewel, mengganti popok, memandikan, sampai ibu hampir tidak punya waktu untuk melakukan pekerjaan rumah lain seperti mencuci, memasak, dan membereskan kekacauan di rumah yang disebabkan oleh anak-anak.

8 jam yang suami habiskan di kantor untuk bekerja juga berlalu seperti angin dalam kesibukan ibu rumah tangga mengurus anak-anaknya. Suami yang pernah merasakan menjadi bapak rumah tangga walau sehari, pasti akan mengerti hal ini.

2. Tidak Ada Waktu Tenang
Anak bermain sendiri dengan tenang, bayi tidur lelap, dan ibu bisa membaca buku sambil mengawasi saja. Itu tidak pernah terjadi!

Yang ada adalah anak yang bermain kotor-kotoran, ibu yang khawatir, dan bayi yang merengek meminta perhatian. Itulah fakta ibu rumah tangga yang kedua.

Kesehariannya tak pernah sepi. Meski anak bisa tenang dan si bayi tidur selama beberapa jam, bunda pasti akan segera mengurus pekerjaan rumah lain, seperti membereskan rumah atau memasak untuk suami.

3. Kekurangan Waktu Untuk Memanjakan Diri Sendiri
Mengecat kuku dengan santai? Berendam di bak mandi selama setengah jam tanpa ada yang mengganggu? Semua itu adalah kemewahan yang sulit dicapai oleh ibu rumah tangga.

Para ayah harus tahu, bahwa Bunda tak pernah berhenti bekerja. Walau tanpa hasil yang memuaskan, dia akan bekerja keras membereskan rumah, hanya untuk dibuat berantakan lagi oleh si kecil.

Fakta yang satu ini harus bisa dimengerti oleh para suami, agar tidak mudah menghakimi istri, jika saat ia pulang rumah masih dalam keadaan berantakan.

4. Rasa Percaya Diri yang Kurang
Setelah memiliki anak tubuh Bunda tidak akan sama seperti sebelum hamil dan melahirkan. Hal ini biasanya akan membuat kepercayaan dirinya menurun. Apalagi Bunda tidak memiliki waktu untuk melakukan olahraga maupun perawatan tubuh karena terlalu sibuk mengurus anak.

Jika Ayah mengira Bunda bisa bebas melakukan olahraga di rumah, Ayah salah besar. Karena sepanjang hari, waktu Bunda telah tersita. Kalau pun memiliki waktu luang, pasti tidak akan fokus melakukan sesuatu, karena anaknya terus mengikutinya ke mana pun pergi.

5. Cinta Tanpa Pamrih
Fakta ibu rumah tangga yang terakhir harusnya bisa dimengerti oleh semua suami. Karena hal ini merupakan hal yang suda terbukti, dari semua dedikasi dan pengorbanan yang Bunda lakukan untuk menjadi ibu rumah tangga yang baik.

Cinta tanpa pamrih adalah kekuatan bunda, untuk bertahan menghadapi hari yang melelahkan. Berurusan dengan anak yang rewel, dan bayi yang menangis tanpa henti, tidak akan mampu ia jalani jika tidak ada cinta yang kuat di dalam hati.

Para Ayah, apakah 5 hal di atas sudah cukup membukakan mata Anda? Betapa penting dan berharganya pekerjaan rumah tangga.

Dukung istri Anda melewati hari-harinya sebagai ibu rumah tangga dengan cara berterima kasih padanya, karena telah mengurus rumah dan anak-anak dengan baik. Itu pun sudah cukup membuat mereka bahagia.

Para ayah harus tahu, bahwa Bunda tak pernah berhenti bekerja. Walau tanpa hasil yang memuaskan, dia akan bekerja keras membereskan rumah, hanya untuk dibuat berantakan lagi oleh si kecil.

Fakta yang satu ini harus bisa dimengerti oleh para suami, agar tidak mudah menghakimi istri, jika saat ia pulang rumah masih dalam keadaan berantakan.

4. Rasa Percaya Diri yang Kurang
Setelah memiliki anak tubuh Bunda tidak akan sama seperti sebelum hamil dan melahirkan. Hal ini biasanya akan membuat kepercayaan dirinya menurun. Apalagi Bunda tidak memiliki waktu untuk melakukan olahraga maupun perawatan tubuh karena terlalu sibuk mengurus anak.

Jika Ayah mengira Bunda bisa bebas melakukan olahraga di rumah, Ayah salah besar. Karena sepanjang hari, waktu Bunda telah tersita. Kalau pun memiliki waktu luang, pasti tidak akan fokus melakukan sesuatu, karena anaknya terus mengikutinya ke mana pun pergi.

5. Cinta Tanpa Pamrih
Fakta ibu rumah tangga yang terakhir harusnya bisa dimengerti oleh semua suami. Karena hal ini merupakan hal yang suda terbukti, dari semua dedikasi dan pengorbanan yang Bunda lakukan untuk menjadi ibu rumah tangga yang baik.

Cinta tanpa pamrih adalah kekuatan bunda, untuk bertahan menghadapi hari yang melelahkan. Berurusan dengan anak yang rewel, dan bayi yang menangis tanpa henti, tidak akan mampu ia jalani jika tidak ada cinta yang kuat di dalam hati.

Para Ayah, apakah 5 hal di atas sudah cukup membukakan mata Anda? Betapa penting dan berharganya pekerjaan rumah tangga.

Dukung istri Anda melewati hari-harinya sebagai ibu rumah tangga dengan cara berterima kasih padanya, karena telah mengurus rumah dan anak-anak dengan baik. Itu pun sudah cukup membuat mereka bahagia.

Sumber: theasianparent.com

Loading...
loading...
loading...