3 Amalan Harian Muslim Sejati yang Dicintai Allah




Sebagai seorang Muslim seharusnya selalu melakukan aktivitasnya semaksimal mungkin untuk meniru sunnah Rasulullah SAW.

Dalam kesempatan hidup yang diberikan oleh Allah SWT di dunia ini, setiap detik adalah ladang pahala bagi setiap muslim. Maka dari itu janganlah kita lewatkan dengan sia- sia setiap jengkal waktu yang berputar.

Berikut ini adalah 3 amalan harian seorang Muslim yang patut kita tiru dan amalkan. Amalan yang dicintai-Nya, amalan yang akan mendekatkan dirimu kepada-Nya, amalan yang akan menentramkan hatimu dimanapun kau berada, amalan yang akan menjadi tabunganmu.

Semoga kita selalu senantiasa terpacu untuk mengukir prestasi amal sholih yang nantinya memperberat timbangan kebaikan kita ketika yaumil akhir nanti.

1. Mensyukuri Nikmat Lisan Dengan Perbanyak Dzikir Kepada Allah
Dengan senantiasa berdzikir kepada Allah, maka akan turunlah rahmat Allah untukmu. Ketika rahmat Allah telah turun maka akan diangkat segala cobaan dan datanglah kesembuhan.

Sesungguhnya Allah menerangkan bahwasannya dengan berdzikir kepada-Nya adalah obat yang mujarab, yakni penyembuhan bagi hati.

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Ingatlah kalian kepada-Ku niscaya Aku pun akan mengingat kalian.” (QS. al-Baqarah: 152).

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Hai orang-orang yang beriman, ingatlah kepada Allah dengan sebanyak-banyaknya…” (QS. al-Ahzab: 41).

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta dan anak-anak kalian melalaikan kalian dari mengingat Allah.” (QS. al-Munafiqun: 9).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah suatu kaum berkumpul seraya mengingat Allah, melainkan pasti malaikat akan menaungi mereka, rahmat meliputi mereka, ketentraman turun kepada mereka, dan Allah akan menyebut-nyebut nama mereka di hadapan malaikat yang di sisi-Nya.” (HR. Muslim)

2. Allah Tahu yang Kita Mau Maka Senantiasalah Berdo’a Kepada-Nya
Ya, kita perlu berdoa, karena Allah suka jika hamba-Nya berdoa kepada-Nya. Doa adalah bukti bahwa kita mengakui kelemahan kita di hadapan Allah, merasa rendah di hadapan-Nya dan senantiasa membutuhkan pertolongan-Nya. Doa adalah pengakuan manusia, bahwa dirinya hanyalah seorang hamba di hadapan Allah.

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Rabb kalian berfirman; Berdoalah kepada-Ku niscaya Aku kabulkan. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri sehingga tidak mau beribadah (berdoa) kepada-Ku pasti akan masuk neraka dalam keadaan hina.” (QS. Ghafir: 60).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tiada suatu urusan yang lebih mulia bagi Allah daripada doa.” (HR. al-Hakim).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang tidak berdoa kepada Allah subhanah, maka Allah murka kepada dirinya.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).

3. Senantiasa Memohon Ampun Kepada Allah
Manusia adalah makhluk yang tak luput dari kesalahan. Sebaliknya Allah adalah Zat Yg Maha Pengampun, karenanya Allah berfirman dalam Surat ali Imran ayat 133 agar manusia bersegera mencari ampunan-Nya agar bisa berobah dari orang yg berbuat salah (zolimullinafsih atau muqtashid) menjadi orang-orang yg unggul dalam berbuat kebaikkan.

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Tidaklah Allah akan menyiksa mereka sementara kamu berada di tengah-tengah mereka, dan tidaklah Allah akan menyiksa mereka sedangkan mereka selalu beristighfar/meminta ampunan.” (QS. al-Anfal: 33).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Demi Allah, sesungguhnya aku setiap hari meminta ampunan dan bertaubat kepada Allah lebih dari tujuh puluh kali.” (HR. Bukhari).

Wahai Saudaraku seiman, perjalanan waktu telah menggiring kita semakin mendekati kematian. Marilah kita isi umur kita dengan dzikir, doa, dan taubat kepada-Nya. Dengan begitu mudah-mudahan kita termasuk golongan yang dicintai-Nya, diampuni oleh-Nya, dan mendapat rahmat dari-Nya. Amiin.

Sumber: tongkronganislami.net





Loading...
loading...
loading...