10 Jawaban Agama Terhadap Permasalahan Pacaran Beda Agama




Kita mungkin telah banyak tahu apa itu beda agama, namun bagaimana jika pacar beda agama? Harus putuskah? Silahkan kamu pertimbangkan sendiri dengan beberapa jawaban agama ini.

Pacaran mungkin sudan kita ketahui seperti apa wajahnya, namun bagaimana jika pacaran dengan cewek/ cowok yang beda agama nih?

Kebayang nggak jika berpacaran beda agama itu seperti apa rasanya? Nah dalam sebuah agama, utamanya agama Islam nih, yang dinamakan pacaran memang tidak pernah dibahas secara tersurat, tapi kalau tersirat sih hemmm mengingat muda-mudi sekarang yang seperti itu.

Namun karena berbagai kekhawatiran, maka semua muslim sepakat bahwa pacaran itu dilarang oleh agama. Pacaran sesama muslim saja dilarang ya…apa lagi pacaran dengan yang beda agama, mimpi kali ye…!

Jaman sudah melampaui umurnya, melintasi yang tak terlintas, terbang tak terlihat sayapnya dan terang melewati gelap gulita.

Nah itulah saat ini. Hemm berkenaan dengan hal pacaran dengan beda agama nih gan, agama mempunyai jawabannya sendiri, tentu melihat hal positif dan negatif yang akan terjadi akibat pacaran beda agama itu.

Bingung kale ya, pacaran beda agama kok dijawab, wong yang sesama muslim saja dilarang. Tak dijawab-pun sebenarnya tidak akan menjadi masalah, namun karena agama merupakan tali dan payung umat, maka perlu juga akhirnya untuk menjawab.

Sebenarnya, agama tidak pernah membatasi hubungan sesama manusia, terutama mengenai hal kebaikan gan.

Tapi karena beberapa kehawatiran, maka agama perlu membatasinya, dalam hal ini adalan pacaran, beda agama lagi. Jika anda memang mempunyai pacar beda agama, maka ini jawaban agama.

  1. Agama melarang kamu yang berpacaran beda agama untuk berpindah agama (ikut agama si pacar, cewek/ cowok).
  2. Menikah beda agama saja dilarang, kecuali dengan Ahlul Kutub (ahli kitab) yakni orang-orang yang masih berpegang teguh pada kitab Allah yang selain Al-Quran, namun kitab yang masih asli gan maksudnya. Itupun jika yang laki-laki dari agama Islam, jika perempuan, beda lagi gan. Nah jika demikian, maka barang tentu pacaran beda agama juga demikian, namun jika apacar kamu bisa kamu ajak menjadi muslim/ muslimah, maka agama menjawabnya dengan toleransi. Namun setelah itu harus kamu komitmenkan ke arah halal gan.
  3. Agama mengharuskan pada kamu agar lebih waspada jika menjalin hubungan dengan orang yang demikian, tapi hindari yang namanya suudhon yah.
  4. Menjalin hubungan Muamalat sebagai kodrat dasar kemanusiaan, maka sah-sah saja gan. Namun jika si lawan jenis adalah pacar kamu, maka jalanilah sebagai hubungan kemanusiaan.
  5. Jika pacarmu baik, dan manfaahnya luas, maka agar lebih baik dan manfaah, ajaklah belajar bersama tentang agama tanpa menyinggung si doi, karena hal yang demikian itu namanya juga masuk dalam dakwah keagamaan.
  6. Pacar itukan dalam kamus besar bahasa indonesia alias KBBI adalah hubungan antara dua jenis yang berbeda, yang tetap dan dilandasi rasa kasih, kekasih. Hemm maka dari itu, mengasihi sesama manusia adalah kewajiban dasar kita, bahkan agamapun juga menganjurkan demikian, terlebih pada manusia yang mempunyai nilai kebaikan yang luar biasa. Maka dari itu, pertimbangkan dengan sangat nilai kebaikan antara kamu dan pacar beda agamamu, terutama bagaimana jika anda punya pasangan seagama saja.
  7. Agar kamu menjadi orang yang taat pada agama, maka koreksilah diri sendiri atas semua hal yang kamu lakukan, terutama pacaran beda agama yang kamu jalin.
  8. Jika kamu tidak bisa bersama karena beda agama diantara kamu dan pacar/ pasanganmu, maka ajaklah menjadi muslim agar menjadi sama, kemudian jalani hari-harimu dengan kehalalan dan tanpa jarak dan halangan.
  9. Agamamu jelas, agamanya si doi juga jelas, maka hitung-hitunglah dengan matang tindakan apa yang harus kamu ambil terkait pacaran beda agamamu itu. Namun yang jelas Islam mempunyai panggung penilaian sendiri jika ingin selamat.
  10. Agama Islam adalah agama yang mempunyai sebaik-baiknya ajaran, dan tidak pernah memandang jelek siapapun dalam hal muamalat, namun jika berkaitan dengan Syariat apa lagi agidah, maka Islam tegas mengaturnya. Sebagaimana larang pacaran, pacaran beda agama lagi, bahkan tentang pernikahan beda agama. Maka dari itu, terkait problem pacaran beda agama, agama tidak pandang bulu. Jika kamu pilih agama, maka jelas konsekuensi dunia maupun akhiratnya, namun jika kamu memilih pacar beda agamamu pun juga demikian.

Sesungguhnya jika kamu mau berfikir, maka kamu akan menjadi hati-hati gan, namun jika kamu bisa mengamalkan maka kamu akan menjadi taat dan istiqomah terhadap pertimbangan Syariat tersebut.

Nah, bagaimana nih sahabat musmus, lanjut gak pacarannya? Atau serius dibawak ke plaminan sesuai jawaban diatas?

Sumber: musmus.me





Loading...